Inspirasi Kehidupan 5 Penyandang Disabilitas yang Berdikari

PelamarKerja.com – Penyandang disabilitas mungkin sering mendapatkan perlakuan diskriminasi dalam berbagai hal. Padahal seharusnya difabel mendapatkan kesempatan seperti orang-orang pada umumnya.

Inspirasi Kehidupan 5 Penyandang Disabilitas yang Berdikari

Namun, tidak sedikit penyandang difabel yang tidak menyerah pada keadaan. Mereka berdiri dengan kemampuannya sendiri dan banyak menginspirasi banyak orang.

Inspirasi Diri Anda dengan Membaca Kisah Mereka

Berikut ini ada 5 penyandang disabilitas yang memiliki kisah hidup penuh motivasi yang mampu berdikari dan menyebar inspirasi meskipun dalam keterbatasan.

  1. Beethoven

    Ia adalah composer terbaik dan pianis tersohor di dunia. Karya-karyanya banyak menarik penikmat musik di seluruh penjuru dunia karena memiliki komposisi nada yang indah. Namun, tahukah Anda bahwa Beethoven mengalami gangguan pendengarannya di usia 30 tahun. Namun hal tersebut tidak membuat ia berhenti untuk bermain musik.

    Memasuki usianya yang ke- 44 kemampuan mendengarnya benar-benar hilang. Akan tetapi kehilangan pendengaran tidak menghentikannya untuk menciptakan karya. Bahkan ia semakin banyak menciptakan karya meski tidak bisa mendengar, termasuk Grosse Fuge, Op. 133 yang melegenda.

  2. Stephen Hawking

    Stephen Hawking mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda, ia adalah seorang fisikawan yang terkenal. Hawking harus mengucapkan selamat tinggal pada dunia ini di tanggal 14 maret 2018. Di balik sosoknya sebagai fisikawan, Hawking menderita ALS (Amyotrophic Sclerosis) yaitu penyakit yang menyerang sistem saraf. Namun, penyakit ini belum diketahui penyebabnya hingga saat ini.

    Karena penyakit tersebut Stephen Hawking mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan kaki, tangan dan wajah. Kendati begitu, Hawking tetap memiliki nama besar dalam dunia fisika, ia berpendapat bahwa waktu dan ruang mempunyai permulaan dan akhir yang sudah pasti. Pendapat tersebut memunculkan teori yang mengatakan bahwa black hole atau lubang hitam tidak sepenuhnya hitam, namun memiliki pancaran radiasi dan akan menghilang.

  3. Helen Keller

    Wanita yang lahir pada 27 Juni 2018 di Alabama, Amerika Serikat ini adalah difabel yang sering menyuarakan pendapat tentang pentingnya menghargai penyandang disabilitas. Meskipun ia menderita kebutaan dan tuli, Helen Keller tetap aktif berkarya dan berperan.

    Ia meyakini dan membuktikan bahwa setiap manusia memiliki kelebihannya masing-masing, bahkan meskipun ia adalah seorang difabel. Helen Keller dengan apa yang dilakukannya sebagai penyandang disabilitas adalah sebuah inspirasi bagi banyak orang. Ia aktif sebagai aktivis politik, dosen bahkan penulis.

  4. Stevie Wonder

    Tidak sedikit tunanetra yang memiliki suara merdu, salah satunya adalah Stevie Wonder pelantun lagu ‘I Just Call to Say I Love You’ yang sangat populer. Keadaan yang dialaminya sebagai tunanetra tidak menjadi penghalang dalam berkarya.

    Piala serta penghargaan serta banyaknya fans membuat semua orang percaya pada performanya yang melampaui keterbatasannya. Stevie mengawali karier bernyanyi pada tahun 1980an dan telah mengumpulkan 22 penghargaan Grammy Awards selama kariernya. Namanya juga tercatat dalam Hal of Fame.

  5. Frida Kahlo

    Melukis dengan kondisi fisik yang tidak sempurna bukan halangan bagi wanita asal Meksiko ini untuk tidak melukis. Pada masa remaja, Frida mengalami kecelakan yang membuat tulang di beberapa bagian tubuhnya patah.

    Sebelum itu, ia juga terkena polio saat usianya 6 tahun. Karena penyakitnya ini, ia memiliki kaki kanan yang lebih kecil dibanding dengan kaki kirinya. Saat melakukan pemulihan akibat beberapa tulang yang patah, Frida melukis dirinya sendiri untuk menghabiskan waktu. Hingga saat ini ia dikenal sebagai pelukis dengan karya yang luar biasa.

Beberapa kisah di atas mencerminkan bahwa kondisi fisik yang tidak selalu memberikan batasan, jika seseorang mau berusaha dan berpikir positif.

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.